Nasional

Asuransi CV Mulyosari Rekanan Pembangunan Flyngfox Kota Metro di Pertanyakan

Metrocybernews.com, Metro – Asuransi Bangunan Flyingfox yang berdiri di tahun 2018 sampai dengan tahun 2023 belum pernah di gunakan sama sekali dan mangkrak belum ada kejelasan. Ada indikasi Asuransi yang di gunakan oleh CV Mulyosari adalah asuransi yang ada tapi tidak ada, alias tidak jelas.

Tahun 2020 yang lalu Asuransi Flyingfox sudah di bayarkan Rp 20.000.000.00 ke Bank Lampung Kota Metro. Sementara Asuransi Bangunan dari Flyingfox sebesar 101.000.000.00 waktu itu sudah di periksa BPK. Namun sampai saat ini belum jelas apakah sudah di bayarkan atau belum.

Sutikno Sekretaris di Inspektorat Kota Metro saat di konfirmasi terkait Asuransi Flyingfox yang sudah ada temuan BPK di tahun 2020 yang lalu pada kamis, (3/8/2023) di ruang kerjanya mengatakan agar kiranya jika ingin menanyakan hal tersebut untuk bersurat, karena terkait hal itu kami ada Kode Etik yang mengikat karena itu sifatnya substansi pemeriksaan.jelasnya

Lebih lanjut di katakannya semua hal harus kami sampaikan pada yang memiliki kewenangan terlebih dahulu. Kalau di tanya terkait bagaimana prosesnya saya tidak bisa menjawab kata Sutikno.

Sementara Mirza Sekretaris di Dinas Pendapatan dan Retribusi Daerah Kota Metro saat di tanya terkait retribusi lewat pesan WhatsApp nya mengatakan,” klo retribusi dari flyingfox blm ada realisasi sejak benda itu berdiri sampai akhir 2022.

Tahun 2023 sampai 31juli kemarin dr taman wisata sumbersari sdh ada pemasukan 1,3jt tp saya blm tau rinciannya apakah ada yg dari flyingfox atau tidak. Jelasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *